Dentuman Besar [Dunia Sophie]
“Sungguh aneh bahwa kita hidup di atas sebuah planet yang kecil mungil di alam raya ini ?”, kata Ayah Hilde.
Ya ?
Bumi hanyalah salah satu dari banyak planet yang mengelilingi matahari.
Namun bumilah satu-satunya planet yang hidup.
Barangkali satu-satunya di alam raya ?
Itu mungkin.
Tapi mungkin juga alam raya itu penuh dengan kehidupan.
Alam raya tidak dapat kita perhitungkan besarnya.
Jaraknya begitu jauh
hingga kita menghitungnya dengan menit-cahaya dan tahun-cahaya.

Apakah itu sebenarnya ?
Satu menit cahaya adalah jarak yang ditempuh cahaya dalam satu menit.
Dan itu jauh sekali sebab cahaya menempuh jarak 300.000 km dalam satu detik.
Ini berarti bahwa satu menit cahaya adalah 60 kali 300.000- atau 18 juta kilometer.
Satu tahun cahaya berarti hampir sepuluh trilyun kilometer.

Seberapa jauhnya matahari ?
Sedikit di atas delapan menit cahaya, Pluto, kira-kira lima jam cahaya dari kita jauhnya.
Ketika seorang ahli astronomi melihat Pluto dari teleskop, sebenarnya dia sedang menatap lima jam sebelumnya.
Kita juga dapat mengatakan bahwa gambar Pluto membutuhkan waktu lima jam untuk sampai ke sini.

Itu agak sulit untuk dibayangkan, tapi kukira aku mengerti.
Itu bagus Hilde.
Tapi kita di bumi ini baru saja mengetahui orientasi kita.
Matahari kita hanyalah salah satu dari 400 milyar (400.000.000.000) bintang di galaksi yang kita sebut Bima Sakti.
Jarak ke bintang yang merupakan tetangga terdekat kita dalam Bima Sakti adalah empat tahun cahaya.

Luar biasa
Tapi itu baru bintang yang terdekat.
Seluruh galaksi atau nebula luasnya 90.000 tahun cahaya.
Itu adalah cara lain untuk menggambarkan waktu yang dibutuhkan oleh cahaya untuk berpindah dari satu ujung galaksi ke ujung lainnya.
Ketika kita menatap sebuah bintang di Bima Sakti yang jauhnya 50.000 tahun
cahaya dari matahari kita, berarti kita memandangnya 50.000 tahun sebelumnya.
Gagasan itu terlalu besar untuk kepalaku yang kecil

Satu-satunya jalan kita menatap luar angkasa karenanya adalah menatap kembali ke waktu sebelumnya.
Kita tak pernah tahu seperti apa alam raya itu sekarang.
Kita hanya tahu seperrti apa waktu itu.
Ketika kita melihat sebuah bintang
yang jauhnya ribuan tahun-cahaya, sesungguhnya kita menempuh ribuan tahun
kembali dalam sejarah ruang angkasa.
Itu benar-benar tidak dapat dipahami
Tapi, sejauh ini kita hanya membicarakan tentang galaksi kita sendiri.
Para ahli astronomi memperkirakan ada seratus milyar (100.000.000.000)
galaksi di alam raya ini, dan masing-masing galaksi ini terdiri dari sekitar seratus milyar bintang.
Kita menyebut galaksi terdekat dengan Bima Sakti nebula Andromeda.
Letaknya dua juta tahun cahaya dari galaksi kita sendiri.
Itu berarti cahaya dari galaksi itu membutuhkan waktu sekitar dua juta tahun untuk sampai kepada kita.
Jadi kita melihat dua juta tahun sebelumnya ketika kita memandang
nebula Andromeda jauh tinggi di langit.
Menakjubkan
Galaksi-galaksi terjauh yang kita ketahui sekitar sepuluh milyar tahun-cahaya dari kita.
Semua galaksi di alam raya itu saling menjauh dengan kecepatan yang luar biasa.
Semakin jauh mereka dari kita semakin cepat mereka bergerak.
Itu berarti bahwa jarak antara galaksi-galaksi itu semakin bertambah sepanjang waktu.
Kebanyakan ahli astronomi setuju bahwa alam raya yang mengembang hanya
mempunyai satu penjelasan : Dahulu kala, sekitar 15 milyar tahun yang lalu,
semua substansi di alam raya itu menyatu dalam satu area yang relatif kecil.
Substansi itu demikian padatnya sehingga gaya berat membuatnya sangat panas.
Akhirnya ia menjadi begitu panas dan rapat sehingga meledak.
Kita menyebut ledakan besar ini sebagai Dentuman Besar.
Tapi kukira ayah mengatakan alam raya masih terus mengembang ?
Ya, benar dan ia mengembang justru akibat ledakan yang terjadi milyaran tahun lalu ini.
Alam raya tidak mempunyai geografi yang abadi.
Alam raya adalah peristiwa.
Alam Raya adalah ledakan.
Galaksi-galaksi terus beterbangan di seluruh alam raya dan saling menjauh dengan kecepatan luar biasa.
Para ahli astronomi mempunyai anggapan ada dua skenario yang mungkin untuk masa depan alam raya.
Alam raya mungkin terus mengembang selamanya hingga
galaksi-galaksi akan terbawa semakin menjauh- atau alam raya akan mulai mengkerut lagi

Tanggapan