Hikmah Jum’at, 24April2015, “Jika Anda Tidak Bisa Memberi Manfaat, Maka Minimal Jangan Menyulitkan Orang Lain”

Khutbah Jum’at di Masjid Gandaria City, dengan landasan hadis :

عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: اَلْمُسْلِمُ مَنْ سَلِمَ الْمُسْلِمُوْنَ مِنْ لِسَانِهِ وَيَدِهِ، الَمُهَاجِرُ مَنْ هَاجَرَ مَا نَهَى اللهُ عَنْهُ.

(رواه البخارى وأبو داود والنسائى)

Abdullah bin Umar ra. berkata, bahwa Nabi saw. telah bersabda, seorang muslim adalah orang yang menyebabkan orang-orang Islam (yang lain) selamat dari Lisan dan tangannya dan orang yang hijrah adalah orang yang hijrah dari apa yang telah dilarang Allah swt.”

(H.R. Bukhari, Abu Dawud, dan Nasa’i)

dan juga

Dari Ibnu ‘Umar, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

أَحَبُّ النَّاسِ إِلَى اللَّهِ تَعَالَى أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ , وَأَحَبُّ الأَعْمَالِ إِلَى اللَّهِ تَعَالَى سُرُورٌ تُدْخِلُهُ عَلَى مُسْلِمٍ , أَوْ تَكَشِفُ عَنْهُ كُرْبَةً , أَوْ تَقْضِي عَنْهُ دَيْنًا , أَوْ تَطْرُدُ عَنْهُ جُوعًا , وَلأَنْ أَمْشِيَ مَعَ أَخِ فِي حَاجَةٍ أَحَبُّ إِلَيَّ مِنْ أَنْ أَعْتَكِفَ فِي هَذَا الْمَسْجِدِ يَعْنِي مَسْجِدَ الْمَدِينَةِ شَهْرًا

Manusia yang paling dicintai oleh Allah adalah yang paling memberikan manfaat bagi manusia. Adapun amalan yang paling dicintai oleh Allah adalah membuat muslim yang lain bahagia, mengangkat kesusahan dari orang lain, membayarkan utangnya atau menghilangkan rasa laparnya. Sungguh aku berjalan bersama saudaraku yang muslim untuk sebuah keperluan lebih aku cintai daripada beri’tikaf di masjid ini -masjid Nabawi- selama sebulan penuh.” (HR. Thabrani di dalam Al Mu’jam Al Kabir no. 13280, 12: 453. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan sebagaimana disebutkan dalam Shahih Al Jaami’ no. 176).

Maka setelah khatib memberikan pesan meningkatkan taqwa, marilah kembali kita mengukuhkan niat untuk bisa memberikan kemanfaatakan atas kehadiran kita, dan jika kita tidak bisa melakukannya, setidaknya janganlah menyusahkannya….

Wallahu ‘alam.

Iklan

Perhitungan RealCount Pilpres 2014 berdasarkan KPU

Silahkan simak hasil real count bersumber dari KPU data da1 (http://pilpres2014.kpu.go.id/da1.php )

http://devel.enigma.co.id/pilpres

Perjuangan mendapatkan SIM dengan jalan yang Benar

Cerita ini dimulai sekitar tahun 2011. Setelah ‘agak’ lumayan ‘bisa’ mengendarai mobil, maka cobalah saya mencari SIM A. Saya tidak mempunyai beban untuk segera mendapatkan SIM A, karena toh pada waktu itu saya juga belum mempunyai mobil.

Maka pada hari [lupa] datanglah saya ke kantor polres Klaten. Di parkiran motor, langsung disambut dengan tawaran bantuan, tetapi saya jawab, “bahwa saya akan mencari SIM A sesuai dengan prosedur”. Maka datanglah saya ke loket untuk mendapatkan formulir, untuk kemudian melakukan tes kesehatan. Saya tidak tahu, berapa sesungguhnya biaya tes kesehatan, namun di sini pemohon SIM diminta bayaran tanpa kuitansi. Setelah itu menuju loket BRI dan membayar biaya Membuat SIM A baru.

Maka mulailah  perjuangan yang sebenarnya dimulai.

Continue reading →

Antara Victor dan Parung (Tangsel dan Bogor)

Alhamdulillah Bupati Bogor, yang adalah ketua DPW PPP, yang juga mengaku sebagai Partai Islam ditangkap oleh KPK. Saya tidak akan membela orang-orang Islam yang tertangkap oleh KPK, karena Rasulullah sendiri telah bersabda, “Andaikata Fatimah putri Muhammad mencuri, maka akan saya potong tangannya”. Harapannya tentu agar kejadian-kejadian seperti ini menjadi ibrah bagi kita semua.

Pagi ini jam 7.30 hari ini saya mengantar istri ke kantor BPPT, Puspiptek Serpong dan juga Azzam Zaid Sulaiman ke sekolahnya di puspiptek. Kami memang biasa melalui jalan kampung, yang banyak polisi tidurnya. Jalur ini biasa kami tempuh untuk menghindari ruas jalan antara perempatan Victor sampai Parung yang rusak luar biasa.

Untuk mengetahui seberapa parah kerusakannya, maka sepulangnya dari puspiptek saya sengaja melalui jalur Victor – Bukit Dago (Bogor). Inilah penampakannya.

Continue reading →

Membentuk habit baru yang lebih baik, sulitkah ?

Sebenarnya ada banyak cita untuk diraih, tapi kita semua mafum bahwa kebanyakan dari itu semua membutuhkan kesungguhan usaha dan disiplin yang harus ditegakkan dalam jangka waktu tertentu.

Dalam presentasinya seorang blogger – lupa namanya – menyebutkan bahwa sebaiknya kita ini sedikit tidur, karena memang banyak amanat yang dibebankan kepada kita atau banyak hal yang ingin kita raih. Ianya berkelakar, coba saja bangun kebiasaan tidur 4 jam sehari selama satu bulan, maka niscaya pada bulan ke-2, kita akan tetap mengantuk pada siang hari. Bukan, maksudnya tubuh akan terbiasa tidur 4 jam sehari tanpa kelelahan, namun pembiasaan 1 bulannya inilah yang sulit.

Continue reading →